Tsubasa: Reservoir Chronicle

(Tsubasa : sayap)

Tsubasa: Reservoir Chronicle (Tsubasa: Rezaboa Kuronikuru) adalah sebuah manga oleh CLAMP yang merupakan impian keempat pengarang wanita terkenal itu untuk mencampuradukkan tokoh-tokoh manga mereka dan memunculkan kembali Syaoran dan Sakura yang terkenal lewat manga Cardcaptor Sakura. Menyusul ketenaran manganya, versi anime pun diluncurkan. Anime yang dilahirkan oleh Bee Train ini kembali memunculkan trio legendarisnya, yakni Mashimo Kochi selaku sutrdara; Shiba Minako selaku character designer serta composer; Kaijura Yuki. Lagu opening anime berjudul BLAZE, dinyanyikan oleh Kinya, sedangkan Sakamoto Maaya menyanyikan ending berjudul Loop. Pada tanggal 20 Agustus 2005 telah dirilis versi movie dari Tsubasa yang berjudul Tsubasa Chronicle – Torikago no Kuni no Hime-gimi. Versi movie ini menceritakan petualangan Syaoran dan kawan-kawannya di neferi Torikago (sangkar burung – harfiah). Opening movie ini berjudul aerial yang dinyanyikan oleh Kinya, sedangkan endingnya, Amurita dinyanyikan oleh Makino Yui, seiyuu dari Sakura. Perbedaan antara anime dan manga memang ada, tetapi tidak sampai mengubah keseluruhan jalan cerita yang ada.

Jadi begini ceritanya….

Alkisah tersebutlah sebuah negeri padang pasir bernama Clow. Di negeri yang damai inilah Syaoran bermukim sambil meneruskan impian mendiang sang ayah; menggali peninggalan purbakala yang terpendam jauh di gurun pasir. Karena urusan penggalian mewajibkannya rajin mengunjungi istana [untuk mengurus izin dan melaporkan hasil], sejak kecil Syaoran telah mengenal dan bersahabat dekat dengan Sakura, Tuan Putri dari kerajaan Clow. Sang Raja yang juga merupakan kakak kandung Sakura, Tôya (seiyuu: Miki Shinichiro) sebenarnya tidak terlalu menyukai hubungan mereka karena dia menyadari bahwa ada sesuatu yang aneh dalam diri Syaoran, dan kemungkinan besar akan berpengaruh besar ke masa depan kerajaan. Walaupun begitu, ia tidak melarang adiknya menyukai Syaoran yang sering disebutnya ‘Gaki’ (bocah tengik) itu karena selalu mengingat pesan mendiang ayahnya untuk mempercayai masa depan. Suatu hari, Sakura ikut bersama Tôya mengunjungi tempat penggalian (petilasan) untuk menemui Syaoran, dan berniat untuk mengutarakan isi hatinya pada teman masa kecilnya itu. Tapi nasib berkata lain. Hari itu, segala ketenangan dan kedamaian Syaoran dan Sakura menghilang seiiring munculnya segerombolan orang aneh berbusana serba hitam, disusul menghilangnya sayap yang tiba-tiba muncul di punggung Sakura saat gadis itu berdiri di atas simbol aneh yang ditemukan Syaoran di dalam reruntuhan kuil yang ditelitinya. Keadaan bertambah buruk karena setelah sayapnya menghilang, Sakura tak kunjung sadar.Di lain pihak, Tôya yang menghalau serangan para orang berbaju hitam terluka dan sang pendeta tertinggi Yukito (seiyuu: Miyata Kôki) yang menyadari apa arti hilangnya sayap Sakura langsung mengambil keputusan untuk mengirim Syaoran dan Sakura ke tempat Penyihir Dimensi (Jigen no Majyo) di dunia lain.

Di dunia lain itu Syaoran bertemu dengan seorang wanita anggun yang mengaku bahwa dirinya adalah orang yang dimaksud oleh Yukito serta dua orang yang juga berasal dari dunia yang berbeda-beda, yakni Fay D. Flourite dan Kurogane. Kurogane dikirimkan ke tempat Penyihir Dimensi itu oleh majikannya, Putri Tomoyo karena sering membunuh sehingga melupakan arti ‘kekuatan’ yang sebenarnya. Walau berwatak keras namun Kurogane sangat setia pada majikannya itu. Sebelum dikirimkan Putri Tomoyo memberikan mantra pada Kurogane, sehingga setiap kali membunuh orang kekuatan Kurogane akan berkurang. Sedangkan Fay D. Flourite atau Fye memiliki kekuatan sihir yang sangat kuat sehingga dapat mengirimkan dirinya sendiri ke tempat Penyihir Dimensi. Fye seperti berusaha menghindari bertemu Raja Ashura yang sedang tertidur dalam air di negerinya. Di sini dimunculkan tokoh Chii yang berada di manga Chobits yang merupakan karya CLAMP juga. Sang penyihir kemudian memberikan makhluk aneh bernama Mokona Modoki dengan bayaran benda paling berharga dari ketiga orang di hadapannya. Kurogane menyerahkan pedang kesayangannya, Fye tato untuk menahan kekuatan sihirnya dan Syaoran dihadapkan pada pilihan sulit; harga yang dituntut darinya adalah ‘hubungan’ dengan Sakura. Artinya, sekalipun bulu sayap Sakura terkumpul semua, ingatan Sakura tentang dirinya tidak akan kembali, dan hubungan mereka tidak akan pernah sama lagi seperti dulu. Syaoran menerima, karena tidak mau jika Sakura harus mati begitu saja. Penyihir Dimensi itu mengingatkan bahwa di dunia-dunia yang akan mereka datangi tidak ada suatu kebetulan melainkan kewajaran dan mereka akan bertemu dengan orang-orang yang sama di dunia sebelumnya tetapi mungkin berbeda sifat serta peran di dunia itu. Dunia pertama yang mereka kunjungi adalah negeri Hanshin. Di sini mereka bertemu pasangan suami-istri Arisugawa Sorata dan Arashi. Di sini Syaoran berhasil mendapatkan dua helai bulu sayap Sakura. Kesadaran Sakura memang pulih, tetapi saat matanya terbuka, kata-kata yang pertama diucapkannya pada Syaoran adalah “Siapakah kamu?”. Dengan susah payah, Syaoran berhasil menahan perasaannya dan menjelaskan secara singkat pada Sakura siapa dirinya dan kenapa mereka bersama-sama. Setelah Fye mengambil alih pembicaraan, Syaoran diam-diam berjalan keluar dan menangis di tengah siraman hujan… Walaupun hatinya hancur, tekad Syaoran tak berubah. Ia tetap ingin mengumpulkan semua bulu sayap Sakura. Fye yang tertarik pada semangat anak itu berjanji akan membantu sebatas yang bisa dilakukannya. Sedangkan Kurogane, walau awalnya tidak berniat ikut-ikutan sama sekali dalam masalah pencarian bulu sayap Sakura, akhirnya toh turut membantu juga. Tapi perjalanan berpindah dunia yang mereka lakukan tidaklah semudah itu, karena tidak selamanya bulu sayap Sakura berada di tempat yang bisa segera dijangkau. Apalagi musuh sebenarnya selalu mengawasi mereka…

Pada bagian ini diceritakan tentang dunia yang dikunjungi Syaoran dan kawan-kawan

Hanshin Kyowa Koku

Dunia di mana penduduknya memiliki dewa pelindung yang disebut ‘Kudan’. Kudan ini merefleksikan kekuatan hati kita, Kufan yang kuat merefleksikan hati yang kuat. Kudan memiliki 5 level. Dengan level yang paling kuat adalah level utama. Di sini mereka bertemu pasangan suami-istri Arisugawa Sorata dan Arashi. Mereka pernah dibantu Yûko di masa silam. Di dunia ini Syaoran mendapatkan 2 helai bulu sayap Sakura, yang salah satunya tersangkut di pakaian Syaoran. Syaoran, Kurogane, dan Fye bermimpi mengenai makhluk aneh yang masuk ke dalam tubuh mereka. Ternyata mereka bertiga memiliki Kudan yang sangat kuat. Kudan Syaoran yang kuat menarik minat Shogo Asagi (seiyuu: Hiyama Nobuyuki) untuk bertarung dengan Syaoran meski begitu ia tidak jahat, justru meski bertarung mereka tetap bersahabat. Kurogane juga sempat bertarung dengan seorang pemimpin kelompok yang membenci Asagi, sedangkan Fye sempat bertarung dengan Pimera yang merupakan teman masa kecil Asagi untuk menyelamatkan Mokona dan Saito Masayoshi yang secara tidak sengaja membawa sehelai bulu sayap Sakura.

Koryo No Kuni

Negara ini dikuasai oleh tuan tanah (Ryan Ban) yang kejam. Di sini Syaoran bertemu dengan seorang gadis kecil bernama Chu Nyan yang ibunya merupakan pemilik hijutsu (semacam ilmu sihir) tertinggi, namun dibunuh oleh Ryan Ban yang kejam itu karena berusaha melawan. Sebenarnya Ryan Ban itu hanyalah orang yang kekuatan hijutsunya biasa saja, namun tiba-tiba hijutsunya sangat tinggi sehingga dapat berbuat seenaknya. Syaoran yang bertekad mengumpulkan bulu sayap Sakura berusaha memasuki istana Ryan Ban tersebut dengan bantuan dari Yûko dengan imbalan tongkat sihir Fye. Karena tekadnya Syaoran berhasil menemukan sehelai bulu sayap Sakura yang merupakan pemicu kekuatan Ryan Ban kejam tersebut.