1. LEPAS CINCIN
“Dulu saya pernah punya kekasih gelap, dan dia tidak pernah curiga soal status saya. Suatu kali ia pernah  bertanya dan saya jawab, kamu lihat enggak jari tangan saya, enggak ada cincin kawin kan? Ha-ha-ha..saya enggak bohong lho, saya kan tidak bilang iya atau tidak.” 

2. TIDAK TANYA STATUS
“Laki-laki yang telah menikah biasanya tidak akan bertanya soal status perempuan yang dia dekati. Pasalnya, kalau dia bertanya kamu sudah menikah atau belum, si perempuan pasti akan balik bertanya. Dari pada senjata makan tuan, mendingan tidak memancing pertanyaan itu.”

3. “FORBIDDEN HOME”
Laki-laki yang tidak ingin status pernikahannya diketahui tidak akan pernah mau mengajak perempuan lain ke rumahnya. Bagi dia, rumah adalah daerah steril yang tidak boleh Anda datangi.

4. ALIHKAN PEMBICARAAN
“Setiap kali si dia bertanya soal status, saya selalu mengalihkan pembicaraan ke topik lain. Dan untungnya, selama ini selalu ketemu tuh topiknya.” 

5. AKSI DIAM
Ia tidak akan pernah terpancing berkomentar apabila pembicaraan Anda menyerempet soal keluarga dan pernikahan. Ini dilakukan agar Anda tidak bertambah semangat bercerita yang ujung-ujungnya “menodong” dia dengan pertanyaan sulit.

6. MENGHINDARI MAL
“Mal dan keramaian adalah tempat yang paling saya hindari. Kalau bertemu istri atau temannya istri, bisa berabe urusannya.” 

7. KENCAN DI AKHIR PEKAN
“Biar mereka tidak curiga, terkadang saya menyempatkan waktu berkencan di akhir pekan. Untung pekerjaan saya di lapangan, jadi kalau saya tidak bisa ketemu dia di akhir pekan, saya bisa berdalih sedang kerja.” 

8. DUA NOMOR TELEPON
“Saya mempunyai dua nomor telepon. Kalau sedang bersama gebetan, saya matikan nomor rumah. Jadi dia tidak pernah memergoki saya sedang berbicara di telepon dengan istri.” 

9. MENOLAK BICARA SOAL KELUARGA
“Saya berpesan pada teman-teman untuk jangan membicarakan atau bertanya soal anak istri saya ketika berada di keramaian. Di rumah status saya memang suami, tapi di luar saya single available.” 

10. MENJAUHKAN ANDA DARI KELUARGANYA
Ia memang mengenalkan Anda pada teman-temannya, tapi dia tidak pernah mengenalkan adik, kakak, atau saudaranya pada Anda. Baginya, teman lebih bisa diajak kompromi daripada keluarga.

dari : kompas