Wanita yang berada di dalam dekapan anggota FPDIP Max Moein adalah mantan sekretarisnya, yang bernama Desi Vidyawati. Dia dituding mencuri, kemudian dipecat sebagai sekretaris pada tahun 2006 lalu.

“Kemudian dia mengadu kepada Ibu Nur. (Nursyahbani Katjasungkana),” ungkap Staf Nursyahbani, Uly kepada okezone melalui telepon, Jumat (23/5/2008).

Kemudian, Nursyahbani meminta Uly membawanya ke LBH Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (APIK) untuk memperoleh pembelaan secara hukum.

Saat itu, Desi menceritakan bahwa dirinya dipecat secara sewenang-wenang sebagai sekreatris oleh Max. “Dia mengaku dituding mencuri dan tidak becus menjalankan kerja,” jelasnya.

Tapi, lanjut Uly, saat Desi menganggur dan diminta mengerjakan tugas-tugas yang diberikannya. “Setelah saya lihat kerja, penilaian Pak Max terhadap kinerja Desi sangat salah besar!” tegasnya.

Selain itu, Uly mengatakan ada dampak psikologis berat yang seakan terbebani terhadap dirinya.

okezone.com